Menu

Begini Cara untuk Tingkatkan Rasa Percaya Diri Anak, Berbicara Positif Salah Satunya

16 Februari 2022 17:00 WIB

Ilustrasi anak yang gak percaya diri setelah mendengarkan perkataan orang tuanya. (Freepik/lookstudio)

HerStory, Bekasi —

Anak-anak dengan rasa percaya diri yang sehat akan merasa lebih nyaman dengan dirinya sendiri. Sedangkan anak yang kurang percaya diri merasa gak yakin dengan dirinya sendiri.

Dilansir dari laman Boldsky, penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki harga diri rendah, memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kecemasan dan depresi. Ketika anak-anak percaya diri, mereka bangga dengan apa yang mereka lakukan, mereka merasa positif dan hebat.

Berikut ini beberapa tips bagaimana orang tua dapat membangun rasa percaya diri anak, agar anak menghadapi tantangan dalam hidupnya dengan baik:

Berbicara positif 

Kegagalan dapat menimbulkan perasaan negatif, yang dapat menyebabkan anak meragukan harga dirinya. Hal ini dapat menurunkan rasa percaya dirinya. 

Jadi, penting bagi orangtua untuk mengajarkan penerimaan kegagalan dan membuat mereka memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari kehidupan. Orang tua harus mengajari anak-anak mereka afirmasi positif karena dapat membantu mengubah pola pikir mereka. 

Lalu, hindari membandingkan anak dengan teman sebayanya, apabila anak mengalami kegagalan, karena ini akan meningkatkan tingkat stres mereka. 

Anak-anak ingin menyenangkan orang tua mereka setiap saat dengan prestasi mereka, tetapi tidak dapat melakukannya seperti temannya. Ini dapat menurunkan kepercayaan diri anak dan mulai percaya bahwa orang lain lebih baik daripada mereka.

Menunjukkan cinta tanpa syarat 

Kepercayaan diri muncul dari perasaan dicintai dan aman. Menunjukkan cinta tanpa syarat kepada anak akan memberi mereka perasaan hangat, aman dan memiliki, yang akan membuat mereka merasa nyaman dengan diri mereka sendiri. 

Cintai anak meskipun mereka membuat kesalahan atau keputusan yang buruk dan hindari mengkritik mereka. Sebab, mengkritik upaya anak akan membuat mereka enggan mencoba sesuatu. 

Berikan tanda cinta, dengan saran dan motivasi ke enak tentang bagaimana mereka dapat melakukan hal dengan lebih baik di lain waktu. 

Ketika anak-anak dikritik karena kesalahan mereka, itu merusak kepercayaan diri mereka dan anak menjadi takut gagal karena khawatir Dads dan Moms akan marah.  Jadi hindari kritik keras dan bicaralah dengan anak, dengan cara yang menyenangkan. 

Misalnya, jika anak sedang mempelajari alat musik baru atau mengerjakan sebuah proyek, hargai mereka. Pujian anak-anak karena telah berusaha keras, ini akan memberi mereka dorongan dan membantu membangun kepercayaan diri mereka.

Menjadi panutan yang baik 

Anak-anak selalu memperhatikan bagaimana orang tua mereka menjalani hidup mereka, terutama soal bagaimana mereka menghadapi kegagalan dan mendapatkan kesuksesan. 

Ketika orang tua melakukan tugas mereka dengan penuh percaya diri dan bangga dengan pekerjaan, anak-anak melihatnya dan ini mengajarkan mereka untuk melakukan hal yang sama juga 

Dorong mereka untuk mempelajari hal-hal baru 

Orang tua juga harus mendorong anak-anak mereka untuk mengejar hal-hal baru, baik mengikuti kelas tari atau menjadi bagian dari tim sepak bola di sekolah. 

Beritahu anak bahwa mereka berani mencoba hal-hal baru dan mereka bisa unggul dalam hal itu. Ini akan membantu membangun kepercayaan diri anak dalam mempelajari hal-hal baru. 

Perhatikan kekuatan mereka 

Perhatikan apa yang disukai anak-anak dan pastikan mereka mampu melakukannya. Fokus pada kekuatan mereka ketika mereka suka melakukan sesuatu, karena ini akan membuat mereka merasa nyaman dengan diri mereka sendiri sehingga mendapatkan kepercayaan diri dan kemampuan mereka.

Lihat Sumber Artikel di Akurat

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Artikel Pilihan