Ilustrasi kegagalan penetrasi seksual karena penyakit vaginismus. (Freepik/edited by HerStory)
Diabetes rupanya bisa mempengaruhi kinerja seksual, sehingga penderitanya mungkin sering mengeluhkan beberapa hal. Perlu diketahui, kadar glukosa yang tinggi dalam darah menyebabkan neuropati (kerusakan saraf perifer yang mengarah ke mati rasa dan sensasi terbakar) dan sirkulasi darah yang terganggu ini mengakibatkan keterlambatan atau penurunan orgasme, lubrikasi, ereksi dan sensasi genital.
Gak hanya itu, perempuan yang menderita diabetes mungkin rentan terhadap jamur vagina berulang dan infeksi saluran kemih karena tingginya kadar glukosa dalam darah. Neuropati menyulitkan kandung kemih bekerja dengan seharuanya, sehingga menyebabkan masalah gairah dan orgasme.
Anda tentu tak ingin hal tersebut terjadi bukan? Nah, berikut beberapa tips bercinta yang aman untuk penderita diabetes, sebagaimana dilansir dari thehealthsite.com.
Jika Anda memiliki diabetes, ada baiknya untuk memeriksa gula darah Anda sebelum Anda bercinta. Ini karena seks bertindak seperti insulin dan dapat menurunkan kadar gula darah Anda. Oleh karena itu, jika Anda memeriksa kadar gula darah sebelum berhubungan seks, Anda mungkin dapat menghindari hipoglemik.
Lebih baik tidak minum sebelum bercinta. Alkohol dan seks mengurangi tingkat gula darah Anda dan dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah yang berbahaya. Anda harus lebih berhati-hati untuk menyesap anggur sebelum berhubungan seks karena anggur menghasilkan setetes gula darah yang tajam.
Perempuan yang menderita diabetes biasanya mengalami kering pada vagina mereka. Oleh karena itu, selalu disarankan untuk menggunakan pelumas untuk mencapai kenikmatan seksual sepenuhnya. Cobalah untuk menjauhi pelumas berbahan dasar minyak seperti petroleum jelly karena itu bisa mengganggu kerja kondom dan mengakibatkan infeksi bakteri.
Olahraga rutin bisa meningkatkan libido Anda dan melepaskan dorongan seksual Anda. Olaharaga juga bisa membuat aliran darah lebih baik, meningkatkan daerah kepekaan genital, sekaligus membuat kinerjanya lebih baik.
Gak ada alasan untuk Anda menghindar dan menyembunyikan masalah seksual Anda dari dokter jika Anda penderita diabetes. Selalu ingat, kondisi Anda yang sakit, seharusnya tidak menghilangkan hak Anda untuk mencapai kenikmatan seksual dan dokter akan membantu Anda menemukan cara yang tepat dan aman untuk ini.
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.