Seorang wanita penderita Depresi yang menutup oesedihannya dengan kertas bergambar 'Senyuman' (Unsplash/Sydney Sims)
Meski pernikahan sering diasosiasikan dengan romansa atau hal-hal yang indah, faktanya nggak selalu demikian. Enggak sedikit orang yang kemudian mendapatkan pernikahan yang gak bahagia.
Hanya saja, dengan berbagai alasan ketidakbahagiaan itu ditutupi sehingga mungkin dari luar tampak jadi pasangan idaman, tapi nyatanya sebaliknya.
Berikut akan dijelaskan beberapa tanda kalau kamu gak sepenuhnya bahagia di pernikahanmu saat ini. Yang kamu lakukan hanya pura-pura bahagia saja. Berikut 4 tanda kamu tidak sepenuhnya bahagia dalam pernikahan:
Orang yang benar-benar bahagia biasanya cenderung ingin menularkan kebahagiaan itu. Sehingga gak jadi masalah untuk membicarakannya.
Berbeda bila kehidupan rumah tanggamu gak sebahagia yang orang kira. Kamu harus memendam sakit di dalam hati, sehingga ketika ada yang membicarakan topik mengenai rumah tangga, kamu berusaha mengalihkannya. Takut topeng kepura-puraanmu ketahuan!
Ciri lain kalau kamu sebenarnya gak bahagia di dalam pernikahanmu saat ini, yakni saat bersama orang lain begitu cerita, tapi sedih dan kesepian ketika sendiri. Hal ini dapat disebabkan karena pasangan kurang perhatian atau pasanganmu toksik sehingga kamu gak merasa dicintai dengan sebenarnya.
Bila ini terus terjadi, kondisi mentalmu jadi terganggung, lho! Kamu jadi terus stres dan tertekan sehingga bisa memengaruhi kualitas hidupmu.
Membanding-bandingkan bisa jadi indikator kalau ada ekspektasi atau harapan yang tak terpenuhi. Mungkin saja kamu merasa kalau pernikahan itu akan romantis, tapi ternyata yang dihadapi jauh dari itu.
Itu sebabnya ketika melihat pasangan lain yang mesra, kamu jadi membandingkannya dengan sikap pasanganmu. Dan di dalam hati merasa iri karena kamu pun ingin mendapatkan hal yang sama.
Ketidakbahagian yang kamu alami terus-menerus bisa menyebabkan mental lelah. Salah satu dampaknya, mood kamu jadi labil. Gampang sekali berubah-ubah. Sekarang ceria, tiba-tiba marah atau sedih. Itu terjadi kamu terbiasa memendam perasaan dan berpura-pura bahagia.
Berpura-pura bahagia itu gak baik, lho. Bila ada masalah terhadap pasangan, cobalah kemukakan dan berterus terang. Kalau sikap buruk pasangan yang jadi sumber ketidakbahagiaanmu, dan dia gak menunjukkan iktikad untuk berubah, maka tinggalkan hubungan beracun seperti itu. Kebahagiaanmu itu penting!
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.