Ilustrasi kaki bayi. (Unsplash/Omar Lopez)
Keputusan untuk memiliki anak mejadi keputusan yang harus dipertimbangkan dengan matang dan realistis. Pasalnya, ada begitu banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memiliki bayi, mulai dari perawatan anak hingga faktor keuangan hingga kesehatan diri sendiri.
Menurut Psikolog Berlisensi yakni Rachel Needle, hal pertama yang harus dipikirkan adalah apakah kedua pasangan setuju.
"Penting untuk memastikan Anda dan pasangan juga berada di pemikiran yang sama, dalam hal masalah besar—seperti keuangan, disiplin, sekolah, ruang, dan agama—ketika menyangkut anak-anak," jelas Rachel, dilansir dari laman Mind Body Green, sebagaimana dikutip Selasa (22/2/2022).
Semua hal ini harus didiskusikan dengan pasangan Anda sebelum Anda mengambil keputusan. Berikut lima hal yang harus dipikirkan dan dipahami bersama, sebelum memilih memiliki anak, yang dikutip dari berbagai sumber.
Seperti yang dikatakan Terapis Keluarga Berlisensi yakni De-Andrea Blaylock-Solar, memiliki anak tidak selalu menjadikan kebanggaan, banyak fleksibilitas waktu, uang, dan kehidupan pribadi kamu.
Apakah kamu siap untuk membuat konsesi dan penyesuaian gaya hidup kamu saat ini, untuk mengakomodasi tanggung jawab membesarkan anak?
Blaylock-Solar juga mencatat bahwa banyak pasangan merasa memiliki bayi, hanyalah seperti kotak centang pada daftar hal-hal yang "seharusnya" mereka lakukan sebagai orang dewasa atau sebagai pasangan yang sudah menikah.
Akan tetapi, memiliki bayi di luar kewajiban atau tanpa benar-benar mempertimbangkan segala hal, bisa membuat kamu menjadi orang tua yang frustrasi dan merasakan kekecewaan di kemudian hari, ketika Anda sedang stres dalam membesarkan anak.
Jika kamu dan pasangan benar-benar tidak merasa harus memiliki bayi, tetapi kalian berdua menginginkannya, itu tandanya kalian benar-benar siap.
Kamu lebih mungkin untuk benar-benar hamil, jika kamu memiliki gaya hidup sehat, kamu tidak merokok, kamu mengonsumsi vitamin dengan asam folat, dan lainnya.
Lagipula, jika kamu ingin memiliki bayi, terkadang tubuh bisa berkata lain, tetapi jika kamu secara proaktif mengambil langkah untuk merawat dan mempersiapkan tubuh kamu, itu adalah faktor lain yang bisa dipertimbangkan untuk siap memiliki anak.
Seiring dengan kedua pasangan yang setuju untuk memiliki bayi, penting juga untuk menilai hubungan kalian satu sama lain.
Blaylock-Solar menjelaskan bahwa banyak yang berpikir bayi akan membantu, atau bahkan menyelamatkan hubungan kamu dengan pasangan, tetapi ini tidak benar.
Pastikan hubungan kamu dan pasangan benar-benar berada di tempat yang sehat dan bahagia, sebelum kamu melangkah maju.
Jika kamu dan pasangan tahu bahwa kalian memiliki hubungan baik, itu bukti bahwa kamu siap menjadi orang tua.
Orangtua yang penuh kasih dan suportif, setidaknya adalah memahami anak akan menjadi dirinya sendiri dan menerima mereka apa adanya.
Blaylock-Solar mengatakan jika kamu memahami dan menerima bahwa kamu telah melakukan yang terbaik dalam menjalani hidup, anak kalian akan memiliki kehendak bebasnya sendiri, kamu dan pasangan siap memiliki anak.
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.