ilustrasi air putih dingin (Pinterest/Edited By HerStory)
Hayo siapa nih yang hobi minum ar es? Sama seperti makanan atau minuman lain yang kamu konsumsi, minum es juga memiliki beberapa risiko, Moms.
Apalagi kalau kamu menderita achalasia, yakni kondisi yang membatasi tubuh untuk mendorong makanan melalui esofagus ke lambung, akan memperburuk kondisi tersebut jika Anda minum es setelah makan.
Pada beberapa orang, minum air dingin dapat menyebabkan kepala pusing. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian. Penelitian lain menyebutkan bahwa air es dapat membuat ingus menjadi lebih kental dan lebih susah untuk melewati jalan pernapasan.
Sementara, hal ini akan menyulitkan Moms saat sedang flu karena akan membuat kondisi memburuk. Minum es setelah makan adalah alternatif yang lebih baik dibandingkan minum minuman manis, khususnya jika Moms ingin menjaga berat badan.
Alasannya, air es dapat membantu membakar kalori sedikit lebih banyak dibandingkan air mineral biasa maupun minuman manis. Sebab, saat minum air es, tubuh Anda harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan temperatur di dalam tubuh.
Meski begitu, minum air dingin tidak akan serta merta membuat berat badan Anda turun drastis.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.