Ikan Salmon. (Unsplash/Colin Czerwinski)
Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat mengeluhkan kondisi kolesterol tinggi. Hal ini tentu berkaitan erat dengan gaya hidup masa kini yang lebih sering mengonsumsi tinggi kolesterol dan makanan cepat saji.
Kolesterol adalah zat lilin, yang ditemukan di semua sel tubuh. LDL (low-density lipoprotein) adalah kolesterol jahat, sedangkan HDL (high-density lipoprotein) adalah kolesterol baik.
LDL adalah kolesterol jahat yang dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah. Ini meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung dan stroke. HDL, kolesterol baik membantu dalam menghilangkan kelebihan LDL dari tubuh seseorang.
Apa yang dimakan sangat mempengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Konsumsi berlebihan makanan hewani tinggi lemak seperti telur, daging dan produk susu dapat meningkatkan kolesterol.
Apabila Anda mengalami masalah dengan kolesterol tinggi, perlu untuk membenahi gaya hidup menjadi lebih sehat. Berikut adalah beberapa makanan yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol tanpa obat-obatan seperti dilansir dari Times of India (18/3/2022):
Oat atau gandung memiliki serat larut. Kandungan serat larut ini dikenal sebagai beta-glukan yang membantu menurunkan kolesterol.
Kacang memiliki lemak sehat, yang baik untuk jantung. Almond, kacang tanah, dan walnut sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung yang bisa dipicu oleh kolesterol tinggi.
Semua kacang-kacangan kaya akan protein nabati dan serat larut. Cobalah untuk memasukkan varietas seperti buncis dalam asupan harian untuk menurunkan kadar kolesterol.
Susu kedelai dan tahu kaya akan serat dan protein sehingga membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.
Ikan termasuk salmon, sarden, dan mackerel kaya akan asam lemak omega-3 dan karenanya sangat baik untuk menjaga kadar kolesterol tubuh, pada gilirannya ini juga akan menyehatkan jantung.