Ilustrasi Mie Instan (Unsplash/Ke Vin)
Ada bahaya yang mengintai saat konsumsi mi instan. Penderita hipertensi wajib perhatikan ini. Baiknya jangan konsumsi mie instan biar aman.
Mie instan sejatinya memang sajian yang praktis dan nikmat. Makanan ini menjadi favorit di Indonesia. Namun, perlu diketahui, mie instan memiliki kandungan sodium yang tinggi.
Dilansir dari GenPi, Kamis (31/3/2022), menurut Lisa Young, seorang ahli gizi dan profesor di New York University, sebenarnya mi instan masih bisa dikonsumsi dan efek kesehatannya tetap bisa dikendalikan.
Tapi ada perlakuan khusus yang perlu diperhatikan agar tak mendatangkan petaka. Ini caranya menurut Lisa Young.
1. Jangan terlalu mengonsumsi tiap hari.
2. Takaran mi instan harus dibatasi.
3. Tambahkan sayur-sayuran dan telur ke dalam mi instan.
Jangan lupa, mie instan juga mengandung MSG, sekitar 1580 mg sodium per bungkus. Tidak hanya sodium tinggi, satu mi instan juga mengandung lemak tinggi, sekitar 14 gram.
Kandungan MSG yang tinggi inilah yang berbahaya untuk penderita tekanan darah tinggi. Jika banyak mengonsumsi mi instan akan menyebabkan tubuh kita berisiko terkena penyakit jantung.
Salah satunya cukup umum karena efek sodium ini adalah mengakibatkan darah tinggi. Yang lebih penting lagi, segera hentikan mengonsumsi mi instan dengan nasi.
Menurut Dr. Samuel Oetoro, MS, Sp. GK. Mie instan mengandung karbohidrat dari tepung yang diolah berulang. Nasi putih juga mengandung karbohidrat. Jika keduanya dimakan bersamaan, maka gula darah akan cepat naik. Efeknya bisa mendatangkan bahaya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.