HerStory, Bogor —
Beauty, di tengah penurunan kasus Covid-19 di Indonesia,saat ini muncul varian baru Covid-19 yang bikin hati cemas. Namanya varian ‘XE’.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Varian 'XE' ini merupakan rekombinan dari subvarian Omicron BA.1 dan BA.2.
Meskipun tingkat keparahan infeksi yang disebabkan oleh strain tersebut belum dipahami, WHO mengungkap bahwa varian tersebut 10 kali lebih mudah menular daripada BA.2. Ini berarti, varian ‘XE’ termasuk varian yang paling menular di dunia.
Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi, menegaskan bahwa sampai saat ini varian 'XE' belum ditemukan di Indonesia.
Ia juga belum bisa memastikan apakah varian ini akan menjadi ancaman baru di tengah kasus Covid-19 yang mulai terkendali ini.
Nah untuk lebih jelasnya, berikut fakta-fakta varian Covid-19 'XE' dikutip dari berbagai sumber. Apa saja?
- Varian baru ini awalnya dilaporkan oleh UK Health Security Agency (UKHSA). Mereka menyebut varian ini masih turunan Omicron, membuat penularannya lebih tinggi daripada varian lainnya.
- Sekitar 637 kasus telah dilaporkan sejak pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari. Varian ‘XE’ juga sudah terdeteksi di Thailand dan Selandia Baru. WHO mengatakan data lebih lanjut diperlukan sebelum lebih banyak yang dapat dikatakan tentang mutasi tersebut.
- Laporan yang mengutip kepala petugas medis Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) Susan Hopkins mengatakan bahwa varian semacam itu dikenal sebagai "rekombinan" dan biasanya mati "relatif cepat".
- Sama seperti varian lainnya, tergantung pada status vaksinasi seseorang dan kekebalan yang diperoleh dari infeksi sebelumnya, gejala dan tingkat keparahan virus Covid-19 tergantung dari orang ke orang.
- Adapun, beberapa gejala yang harus diwaspadai antara lain seperti demam, sakit tenggorokan, tenggorokan gatal, batuk pilek, iritasi dan perubahan warna kulit, gangguan gastrointestinal. Dan pada beberapa orang, gejala beratnya seperti sakit dada, jantung berdebar, dan terkadang virus juga bisa menyebabkan penyakit saraf yang parah.
Terus waspada ya, Beauty!