Menu

Diklaim Sangat Efektif, Begini Cara Kerja dan Efek Samping Vaksin Kanker Serviks

20 April 2022 14:00 WIB

Vaksin kanker serviks. (iStockphoto/CatLane)

HerStory, Jakarta —

Kanker serviks merupakan kanker yang tumbuh pada sel-sel rahim. Kanker ini umumnya berkembang perlahan dan baru menunjukkan gejala saat sudah memasuki stadium lanjut.

Kanker serviks ini terjadi ketika sel-sel yang sehat mengalami perubahan atau mutasi. Mutasi ini menyebabkan sel-sel tumbuh enggak normal dan enggak terkendali, sehingga membentuk sel kanker.

Belum diketahui apa yang menyebabkan perubahan pada gen tersebut. Namun, kondisi ini diketahui terkait dengan infeksi HPV (human papilloma virus).

Baru-baru ini, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa vaksin kanker serviks atau HPV akan menjadi vaksin wajib untuk masyarakat Indonesia secara gratis.

Vaksin HPV menjadi pencegahan primer kanker serviks dengan tingkat keberhasilan mencapai 100 persen jika diberikan sebanyak dua kali pada kelompok umur wanita yang belum pernah berhubungan seksual atau wanita yang belum pernah terinfeksi HPV.

Vaksin ini juga akan semakin efektif jika diberikan pada populasi anak perempuan umur 9-13 tahun dan belum pernah melakukan aktivitas seksual.

Lantas, bagaimana cara kerja vaksin HPV untuk cegah kanker serviks?

Melansir dari laman cancer.gov, vaksin HPV merangsang tubuh untuk memproduksi antibodi yyang apabila ke depannya terdapat virusnya akan mengikat virus dan mencegah infeksi sel.

Saat ini, vakin HPV didasarkan pada partikel mirip virus (VLP) yang dibentuk oleh komponen permukaan HPV. VLP enggak menular karena enggak memiliki DNA virus.

Namun, VLP sangat mirip dengan virus alami dan antibodi terhadap VLP juga memiliki aktivitas melawan virus alami.

VLP telah ditemukan sangat imunogenik, artinya menginduksi produksi antibodi tingkat tinggi oleh tubuh. Hal ini membuat vaksin sangat efektif.

Perlu kamu ketahui bahwa vaksin ini enggak mencegah penyakit menular seksual lainnya dan enggak bisa mengobati infeksi HPV yang ada atau penyakit yang disebabkan oleh HPV.

Efek samping vaksin HPV

Efek samping dari pemberian vaksin HPV tergolong ringan. Berikut ini beberapa efek samping dari vaksin HPV yang perlu kamu ketahui.

  • Rasa sakit, bengkak, atauu kemerahan di area suntikan
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Kelelahan

Selain itu, terkadang pusing atau pingsan bisa terjadi setelah penyuntikan. Namun, kamu bisa duduk selama 15 menit setelah disuntik untuk mengurangi risiko pusing dan pingsan.

Nah Beauty, itulah cara kerja vaksin HPV dan juga efek sampingnya. Semoga bermanfaat, ya!

Artikel Pilihan