Menu

Badan Terasa Lemas Saat Bangun Pagi Padahal Sudah Tidur 8 Jam? Ini 3 Faktor Pemicunya Moms, Kedua Sering Dilakukan, Kamu Juga Gak?

12 Januari 2023 23:50 WIB
Badan Terasa Lemas Saat Bangun Pagi Padahal Sudah Tidur 8 Jam? Ini 3 Faktor Pemicunya Moms, Kedua Sering Dilakukan, Kamu Juga Gak?

Ilustrasi pasangan suami istri sedang bertengkar di atas tempat tidur. (Pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Proses pembakaran dalam tubuh saat tidur membuat badan menjadi lemas usai bangun pagi hari. Namun, Jika terlalu sering dialami, maka ada faktor tertentu yang tidak beres.

Untuk mengetahui badan sering merasa lemas saat bangun tidur, berikut ini terdapat 3 penyebab yang wajib kamu ketahui. Yuk simak ulasannya seperti dilansir The Health Site, Kamis (12/1/2023), antara lain:

1. Cahaya biru

Cahaya biru adalah cahaya buatan yang memancarkan gelombang biru yang umumnya ditemukan dari layar gadget. Sebenarnya cahaya biru bukan hal buruk, tapi dapat meningkatkan kewaspadaan sebelum tidur.

Di dalam tubuh ada sebuah hormon yang membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, namanya adalah melatonin. Masalahnya, cahaya biru dapat menekan melatonin sehingga membuatmu sulit tertidur nyenyak. Jika kamu sulit tidur nyenyak, tentunya kamu akan merasakan lemas saat bangun tidur.

Cara mengatasinya adalah kamu perlu menghindari penggunaan gadget dua hingga tiga jam sebelum tidur. Jika perlu, kamu bisa menggunakan lampu remang berwarna oranye atau kuning. Lampu tesebut baik digunakan karena tidak punya efek penekan melatonin.

Baca Juga: 3 Penyebab Badan Nyeri dan Ngilu Saat Bangun Tidur, Bukan Cuma Karena Kelelahan!

Baca Juga: Bangun Tidur Tubuh Malah Terasa Capek, Apa Penyebabnya Ya? Intip Yuk!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Sri Handari