Menu

Computer Vision Syndroms, Penyakit yang Bisa Terjadi Jika Terlalu Sering Menatap Layar Monitor

Rita Puspita Rachmawati
22 Desember 2020 14:20 WIB
Computer Vision Syndroms, Penyakit yang Bisa Terjadi Jika Terlalu Sering Menatap Layar Monitor

Ilustrasi mata iritasi. (pinterest/freepik)

Apa Gejalanya?

Tidak ada bukti bahwa penggunaan komputer menyebabkan kerusakan jangka panjang pada mata. Tetapi penggunaan teratur dapat menyebabkan ketegangan mata dan ketidaknyamanan.

Gejalanya penglihatan kabur, penglihatan berbayang, kering, merah, iritasi, sakit kepala, bahkan sakit leher atau punggung. 

Bagaimana Cara Mengobatinya?

Beberapa perubahan sederhana pada ruang kerja dapat memperbaiki gejala dan mencegah masalah baru.

Kurangi silau

Ubah pencahayaan di sekitar untuk mengurangi efek pada layar komputer. Jika cahaya dari jendela terdekat menyilaukan, gerakkan monitor dan tutup tirai. 

Atur ulang meja

Posisi terbaik untuk monitor adalah sedikit di bawah ketinggian mata, sekitar 20 hingga 28 inci dari wajah. Kamu tidak perlu meregangkan leher atau memfokuskan mata untuk melihat apa yang ada di layar. Letakkan dudukan di samping monitor dan letakkan materi cetak apa pun yang sedang dikerjakan. Dengan begitu, kamu tidak perlu melihat ke atas ke layar dan kembali ke meja saat mengetik.

Istirahatkan mata 

Ikuti aturan 20-20-20. Alihkan pandangan dari layar setiap 20 menit atau lebih dan lihat sesuatu yang berjarak sekitar 20 kaki selama sekitar 20 detik. Berkediplah sesering mungkin agar mata tetap lembap. Jika terasa kering, cobalah gunakan obat tetes mata.

Halaman: