Menu

Melihat Keefektifan Ring Jantung untuk Mengobati Penyumbatan Jantung, Ini Kata Dokter...

27 Oktober 2023 16:25 WIB
Melihat Keefektifan Ring Jantung untuk Mengobati Penyumbatan Jantung, Ini Kata Dokter...

Ilustrasi kesehatan jantung. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Salah satu kasus penyakit jantung koroner (PJK) yang sering dialami oleh masyarakat adalah penyumbatan pembuluh darah. Usut punya usut ini disebabkan oleh penumpukan lemak atau plak pada dinding pembuluh darah.

Fyi nih Beauty, berdasarkan keterangan resmi yang diterima Herstory dari dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA, FAsCC yang merupakan Konsultan intervensi dan aritmia jantung Eka Hospital BSD ternyata PJL termasuk silent killer yang paling mematikan. Ini disebabkan karena PJK kerap tak menimbulkan gejala sehingga tak terlihat sama sekali. Oleh sebab itu saat orang mengalami PJK akut yang dikenal dengan serangan jantung, sebuah tindakan darurat harus segera dilakukan secepatnya. Ada beberapa opsi dari penanganan PJK akut dalam dunia kedokteran selain pemberian obat-obatan, salah satunya yaitu pemasangan stent atau ring jantung.

Mengenai pengobatan ring jantung, itu merupakan sebuah tabung kawat kecil yang terbuat dari  logam tahan karat yang digunakan untuk membuka jalur pembuluh darah yang mengalami penyumbatan. Metode ini biasanya ditujukan pada pasien PJK yang sudah mengalami penyumbatan di atas 60-70% tergantung lokasi dan bisa dilakukan lebih dari 1 penyumbatan. Pemasangan ring jantung sendiri biasanya dilakukan pada saat prosedur Coronary Angioplasty atau CAG.

CAG sendiri adalah sebuah prosedur kateterisasi jantung yang digunakan untuk membuka jalur arteri koroner jantung yang tersumbat dengan bantuan sinar-X dan pewarna kontras untuk melihat letak penyumbatan secara presisi. Prosedur CAG menggunakan teknologi kateter balon kecil yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah yang tersumbat untuk membantu melebarkannya dan meningkatkan aliran darah ke jantung dan meredakan nyeri dada yang mungkin dirasakan pasien.

Pelaksanaan CAG biasa digabungkan dengan pemasangan stent atau ring jantung dimana ketika balon sudah dikembangkan untuk membuka jalur yang tersumbat, ring jantung akan ditempatkan untuk menahan dan memastikan jalur pembuluh darah tetap terbuka.

Penggunaan CAG dan ring jantung berbeda dengan Coronary Artery Bypass Graft (CABG), dimana prosesnya minimal invasif karena hanya menggunakan kateter yang dimasukan melalui luka sayatan kecil di lengan atau di daerah selangkangan. 

Ring jantung saat ini menjadi metode yang dianggap cukup efektif dalam mengatasi penyumbatan pada jantung. Selain sifatnya yang minimal invasif, ring jantung juga terbuat dari bahan yang tahan lama sehingga cocok menjadi pilihan yang efektif untuk dilakukan oleh pasien berisiko tinggi seperti lansia.

Namun dalam kondisi tertentu, ring jantung mungkin bukan menjadi pilihan terbaik untuk menangani penyumbatan jantung. Pada beberapa kasus, jumlah penyumbatan mungkin sudah terlalu banyak atau ada kondisi tertentu yang menyebabkan mereka tidak dianjurkan untuk melakukan pemasangan ring jantung. Oleh sebab itu, beberapa pasien mungkin akan lebih direkomendasikan untuk melaksanakan tindakan lain seperti CABG atau lebih dikenal sebagai bypass jantung. CABG adalah metode operasi konvensional dengan mengambil pembuluh darah yang ada di kaki dan menaruhnya di jantung untuk membuat jalur baru untuk darah mengalir dengan lancar.

Baca Juga: Waduh! Trigliserida yang Tinggi Bisa Sebabkan Penyakit Jantung dan Stroke, Beauty Harus Tahu Cara Menurunkannya Nih, Simak Yuk!

Baca Juga: Mengenal Atrial Fibrilasi Jantung, Gangguan Detak Jantung Tak Beraturan yang Bisa Membahayakan Nyawa, Ini Lho Penyebabnya Beauty!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan