Hingga saat ini, pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona kian meningkat. Data terakhir tercatat ada 893 kasus positif, 35 sembuh, dan 78 pasien dinyatakan meninggal dunia. 

Para pasien yang terjangkit mulai dari masyarakat biasa, public figure, hingga pejabat negara. Sejauh ini ada lima pejabat negara yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Empat di antaranya laiki-laki dan satu lainnya ialah Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. 

Baca Juga: Menyerang Pemerintahan, Kini Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Positif Corona

Beauty penasaran siapa saja empat pejabat lainnya? Mengutip dari berbagai sumber, Kamis (26/3/2020) simak terus ulasan berikut!

Menteri Perhubungan, Budi Karya

Menhub Budi Karya pertama kali terkonfirmasi positif Corona pada Sabtu, 14 Maret 2020 lalu. Ia tercatat sebagai pasien ke-76 dan dirawat di Rumah Sakit Gatot Subroto. Meski kondisinya sempat drop, tapi kini sudah kembali membaik. Bahkan kabar terbaru mengatakan kalau alat bantu pernapasan atau ventilatornya mulai dilepas.

Wali Kota Bogor, Bima Arya

Wali Kota Bima Arya juga dikabarkan positif terinfeksi virus Corona. Hal itu ia ketahui setelah melakukan tes Corona dan hasilnya keluar pada Kamis, 19 Maret 2020 lalu. Lewat unggahan di laman Instagramnya, Bima Arya pun membenarkan kabar tersebut.

"Warga Bogor yang sangat saya cintai, tadi sore (Kamis) melalui sambungan telepon Gubernur Jawa Barat menghubungi saya untuk menyampaikan hasil tes Covid-19 yang saya jalani dua hari lalu, sanya dinyatakan positif," ungkapnya dalam tayangan video IGTV yang diunggahnya, Jumat (20/3/2020) kemarin.

Setelah dinyatakan positif terinfeksi, Wali Kota Bogor ini menjalani isolasi di RSUD Kota Bogor selama 14 hari. Sebelumnya diketahui, Bima Arya menjalani kunjungan bersama rombingan pejabat ke Turki dan Azerbaijan selama delapan hari.

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana

Yana Mulyana mengabarkan dirinya juga positif terjangkit virus Corona lewat unggahan di laman Instagram pribadinya. Ia mengaku sempat mengalami demam  sebelum akhirnya menjalani tes dan dinyatakan positif terinfeksi Corona.

"Saya Yana Mulyana Wakil Wali Kota Bandung, setelah alami demam dan tes corona COVID-19 beberapa hari lalu. Hari ini sudah keluar hasilnya dinyatakan saya positif corona COVID-19," ujarnya dalam video unggahan.

Kini kondisinya membaik setelah menjalani isolasi diri. 

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana

Begitu pun dengan Bupati Karawang, Cellica Nurrachdiana. Ia pun dinyatakan positif terpapar virus Corona setelah menjalani tes swab. Gejala awal yang ia rasakan ketika memberikan pidato dalam acara pelantikan 45 kepala desa di Plaza Kantor Pemkab Karawang, Jawa Barat, Jumat (20/3/2020) kemarin.

Baca Juga: Positif Corona, Begini Kronologi Bupati Karawang Cellica Sesak Napas Saat Pidato

Saat itu, ia mendadak sesak napas di atas podium dan langsung masuk ke ruangznnya. Kabar ini pun turut dikonfirmasinya lewat unggahan di laman Instagram pribadinya.

"Assalammualaikum, saya teh Celli, Bupati Karawang, baru saja tadi sekitar 1 jam yang lalu saya dapatkan hasil pemeriksaan swab tes yang dilakukan n14 orang kemarin secara mandiri dan lima orang dinyatakan positif. Dan hal ini sudah saya sampaikan kepada bapak Gubernur dan juga pihak-pihak terkait sehingga tentunya pada hari ini saya dan empat orang lainyya untuk melakukan isolasi di rumah sakit," ungkapnya di Instaram Stories.

Wakil Ketua dan Anggota Ombudsman RI

Wakil Ketua Ombudsman Lely Pelitasari dan seorang anggota lainnya yang diketahui bernama Ninik Rahayu juga dikonfirmasi postif COVID-19. Sebelumnya diketahui, Kamis (19/3/2020) lalu ada tujuh orang anggota Ombudsman yang melakukan tes virus Corona di RSPAD Gatot Subroto . Dari hasil pemeriksaan, dua dinyatakan positif dan lima lainnya dinyatakan negatif COVID-19.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.