Selama episode sindrom, jari-jari akan menjadi pucat dan kemudian berubah biru sebagai akibat dari sedikit atau bahkan tidak ada darah yang mengalir ke daerah tersebut. Sesekali jari-jari tangan akan berubah menjadi merah saat pembuluh kembali terbuka dan mengalirkan darah ke tangan. Sering kali jari tangan terasa dingin, mati rasa, geli, atau bahkan nyeri selama sindrom ini menyerang.

Hingga kini penyebab Raynaud masih belum diketahui. Kabar baiknya adalah Raynaud tidka berbahaya bagi keselamatan jiwa seseorang. Perubahan gaya hidup, seperti berpakaian hangat, memakai sarung tangan atau sarung tangan ketika di lingkungan dingin dan menghindari stres adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk mengindari sindrom ini.

Penyakit autoimun

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh autoimmun adalah lupus, skleroderma, dan radang sendi. Lupus adalah gangguan di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendiri. Skleroderma adalah penyakit yang menyebabkan pengerasan dan jaringan parut pada kulit dan jaringan ikat.

Lupus dan gangguan autoimun lainnya dapat menyebabkan Raynaud, meskipun dokter belum tahu persis keterkaitan yang dibentuknya. Kondisi ini dikenal sebagai Raynaud sekunder.

Biasanya, gejala lain juga muncul ketika ada penyebab lain yang mendasari. Setelah kondisi penyebab utama didiagnosis dan terkendali, gejala raynaud cenderung akan membaik.

Baca Juga: Unik! Ini 5 Tips Kesehatan dari Berbagai Negara yang Bisa Kamu Coba