Penyanyi Cita Citata terkena imbas dari korupsi dana Bantuan Sosial (bansos) Corona yang didalangi oleh eks Menteri Sosial, Juliari Batubara. Cita Citata akhirya mau terbuka atas kasus yang menyeret namanya kepada publik setelah mendatangi panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Diketahui, dana bansos terkumpul oleh Matheus Joko Santoso sebesar Rp16,7 miliar yang kemudian diserahkan kepada Juliari Batubara sebesar Rp14,7 miliar. Dana tersebut diduga dialokasikan untuk beberapa acara di kementerian termasuk acara di Labuan Bajo yang menghadirkan Cita Citata sebagai bintang tamu.

Cita Citata angkat bicara terkait kasus tersebut saat menjadi bintang tamu dalam kanal YouTube Dinar Candy. Ia menyebutkan angka Rp150 juta untuk penampilan off air-nya. Namun, angka tersebut enggak 100% dinikmati oleh dirinya sendiri.

"Kalau off air lumayan besar, tapi tidak Rp 150 juta, tapi bisa jadi Rp 150 juta yang keluar itu bisa dari tiket pesawat bisnis, hotel yang harus dibayar, uang transport lah, tapi uangnya tidak ditransfer segitu. Udah gitu ada sunat-menyunat, makelar-makelar, sebelum ke artis, disunat dulu ke EO, dipotong manajemen. Jadi ke akunya mah sedikit," jelas Cita Citata.

Cita Citata menegaskan kembali bahwa dirinya bukan salah satu oknum yang ikut andil dalam penyebaran dana korupsi bansos tersebut. Dirinya merupakan pihak ketiga.

"Flownya, lewat EO transfer ke manajer, manajer ke Cita. Cita orang ketiga. Makanya saya bilang tuh di sana (KPK), bapak salah sasaran, karena saya nggak tahu uang real ke saya itu berapa. Saya masih pegang kontraknya juga," tuturnya.

Kepada Dinar Candy, sambil menangis Cita Citata curhat betapa susahnya mencari uang di masa pandemi bagi Cita yang berprofesi di dunia hiburan. Ketika dapat job, pelantun 'Goyang Dumang' ini malah kena apes dari dana korupsi bansos.

Baca Juga: Namanya Terseret Kasus Korupsi Bansos Corona, Cita Citata Datangi KPK