Moms pasti menganggap emosi si kecil yang menangis hingga mengamuk merupakan hal yang wajar dan dialami oleh semua balita. Sebagian orang tua juga menganggapnya sebagai tantrum dan akan stabil dengan sendirinya. 

Emosi ini biasanya disebabkan oleh dua hal, yakni keinginan si kecil yang belum terpenuhi atau si kecil yang kesulitan dalam mengekspresikan keinginan mereka. 

Nyaris terlihat serupa, nyatanya emosi yang meledak bukan karena si kecil sedang mengalami tantrum, melainkan bisa saja hal tersebut merupakan ciri dari sensory meltdown

Dilansir dari berbagai sumber (15/7/2021), jika si kecil mengalami tantrum, dirinya masih mampu untuk mengenali kalau emosi tersebut tidaklah baik. Biasanya mereka menjadikan kesempatan ini sebagai upaya mencari perhatian agar keinginannya dapat terpenuhi. 

Berbeda dengan sensory meltdown, dimana si kecil yang sulit untuk mengendalikan emosi mereka. Bahkan mereka sampai tidak dapat mengenali emosinya sendiri.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas