Menu

Jangan Disepelekan, Ini Bahaya Burnout saat WFH! Begini Cara Mengatasinya

24 Agustus 2021 11:15 WIB
Jangan Disepelekan, Ini Bahaya Burnout saat WFH! Begini Cara Mengatasinya

Ilustrasi ibu bekerja mengantuk (LiveSavvy/Edited by HerStory)

Ini menjadi isu yang penting untuk diperhatikan ya Moms. Terlebih lagi, WHO juga telah memasukkan burnout ke dalam klasifikasi penyakit yang bisa berkontribusi terhadap kesehatan mental.

Dilansir dari Greatmind.com, ada tiga dimensi yang mendefinisikan burnout, yakni:

1. Exhaustion, artinya kelelahan, lemah, kekurangan energi, secara fisik maupun emosional.

2. Cynicism, sempat disebut juga depersonalisasi, yaitu saking capeknya, mulai ada perilaku dan mindset negatif kepada orang lain, gampang kesal, tidak ingin bersosialisasi, dan juga kalau idealisme mulai hilang.

3. Inefficacy,  jadi  produktivitas  atau  pencapaian  yang  menurun,  termasuk  juga  hilangnya kepercayaan diri dalam bekerja.

Dilansir dari Kesehatan.Kontan.co.id, tanda-tanda burnout yang bisa dilihat, yakni pekerja akan lebih sukar berkonsentrasi saat bekerja.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Artikel Pilihan