Ilustrasi ibu bekerja mengantuk (LiveSavvy/Edited by HerStory)
Mereka juga akan sulit menangkap informasi yang disampaikan dan cenderung menghindari pekerjaan.
Enggak jarang, para pekerja juga terlambat mengikuti rapat online dan berakibat pada performa kerja mereka yang menurun.
Membuat jadwal berguna untuk memisahkan kehidupan kerja dan pribadi secara terpisah. Moms perlu menulis jadwal kerja sedemikian rupa supaya jelas waktu kerja dan istirahat.
Beri jeda waktu setidaknya 15-30 menit setiap harinya. Usahakan ketika makan siang, kamu menjauh dari laptop atau ponsel, ya.
Atur jadwal 'me time' setiap harinya supaya pikiran kamu tetap jauh dari stres. Gunakan waktu tersebut untuk istirahat dan menjauhlah dari pekerjaan.
Kamu bisa tidur, menonton film, atau melakukan hobi supaya tetap tehindar dari kelelahan karena WFH.
Selama pandemi berlangsung memang kegiatan di luar ruangan menjadi terbatas. Untuk itu, kamu bisa mengirimkan pesan atau menggunakan ideo call untuk mengatasi burnout.
Buat jadwal untuk bersosialisasi dengan teman-teman kamu. Ini dipercaya bisa mengurangi rasa penat selama bekerja.
Itulah bahaya mengalami burnout saat WFH dan juga tips untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat ya Moms!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel: