Menu

Kisah Sukses Anissa Sharmanti, Country Director Crayon Indonesia: Bermula dari Gak Sengaja Jadi Luar Biasa

Riana Agustian
26 Oktober 2021 07:33 WIB
Kisah Sukses Anissa Sharmanti, Country Director Crayon Indonesia: Bermula dari Gak Sengaja Jadi Luar Biasa

Anissa Sharmanti, Country Director Crayon Indonesia (Istimewa/Edited By HerStory)

Kemudian, dengan pesatnya kemajuan teknologi dan tuntutan pasar, dunia IT pun kini menjadi sangat kompleks. Kata Anissa, hal itupun mengharuskan dirinya untuk siap menghadapi berbagai macam tantangan. Lantas, bagi Anissa sendiri, suka duka bekerja di dunia IT ini apa saja ya?

“Menurut saya, bekerja di dunia IT itu lebih banyak exciting-nya. Tapi di balik rada exciting itu kan campur deg-degan. Jadi suka dukanya nih campur aduk. Karena kita harus belajar hal-hal baru. Dan itu perlu dalam waktu cepat. Karena ketika kita ke pelanggan, ke eksternal, mungkin mereka udah butuh informasi yang terbaru. Dan dengan adanya pandemi 2 tahun terakhir ini, semuanya jauh lebih cepet. Artinya, suka dukanya selalu seputar gimana kita bisa keep up, bisa terus belajar cepat, plus dengan bisa mengaplikasikan apa yang kita dapat itu kepada sekitar. Selalu seputar itu suka dukanya. Tapi, akhirnya jadi menarik karena gak ada yang monoton g, semuanya berubah terus. Itu sih yang seru dari kerja di dunia IT,” ujar Anissa seraya tersenyum.

Lebih lanjut, Anissa pun lantas membeberkan skill apa yang harus dimiliki seseorang utamanya wanita untuk terjun ke dunia IT. Menurutnya, ada empat hal penting yang perlu dimiliki dalam berkarir, antara lain rasa curiosity yang besar, keinginan untuk belajar, continius learning, dan focus on what’s next.

“Kita juga harus tahu manfaat apa yang bisa kita berikan ke orang sekitar kita. Tapi di luar itu, tipsnya lagi adalah harus mau untuk networking, kolaborasi. Dan, ketika kita berkarir, pilihlah perusahaan yang memang kira-kira bisa membantu kita dalam memajukan karya kita sendiri. Biasanya yang jadi assessment saya kalau masuk suatu perusahaan kita lihat dia mengedepankan inclusivity sama diversivity tadi gak, nah setelah itu baru kita harus lihat impact apa yang bisa kita berikan ke sekitar. Karena pada akhirnya kan dimanapun  kita berada, kita harus fokus kepada apa yang bisa kita berikan ke sekitar kita. Nah, di Crayon sendiri tuh memang banyak inclusivity sama diversivity itu bener-bener di-ke depankan. Jadi sampai level manajemen itu banyak yang wanita, dan mereka sangat mengedepankan wanita untuk maju. Sebagai informasi, vice president regional kami di Asia Pasifik itu wanita. kemudian sampai ke CEO global itu wanita juga. Dan itu terus bertambah sih karena memang sangat didukung tadi di level senior management ini hampir kebanyakan wanita. Jadi itu yang membuat saya happy,” beber Anissa.

Lantas, setelah meraih sukses seperti sekarang, apa obsesi seorang Anissa Sharmanti berikutnya?

“Kalau sekarang mungkin saya lebih ingin memberikan manfaat yang lebih besar. Kalau kemarin ya di Crayon eternally, eksternal ke pelanggan-pelanggan sama partner kita, di rumah ya ke anak-anak, sekarang sepertinya bisa di-achieve dengan sekitarnya, mungkin juga bisa di-achieve dengan skala yang lebih besar lagi. Jadi whats nextnya ke situ sih. Dengan yang saya miliki sekarang dan keinginan untuk lebih bisa kasih kontribusi yang lebih banyak, lebih besar ke society yang skalanya lebih besar,” tuntas Anissa seraya tersenyum

Nah Beauty, itulah kisah sukses seorang Anissa Sharmanti, semoga menginspirasi kamu ya!

Halaman: