Ilustrasi sindrom hipertensi jas putih. (Pinterest/Freepik)
Data menyebutkan pria sebenarnya lebih sering mengalami hipertensi dibandingkan wanita pada usia kurang dari 55 tahun. Sementara, di usia lebih ari 55 tahun, wanita akan lebih rentan mengalami hipertensi.
Salah satu alasannya, yakni dikarenakan oleh kadar hormon estrogen dan progesteron yang masih tersedia.
Estrogen dan progesteron dapat melindungi pembuluh darah dari reaksi oksidatif akibat polusi, makanan, dan sebagainya, serta mencegah pembuluh dari peradangan.
Di samping itu, hormon estrogen juga mempengaruhi keseimbangan sistem renin angiotensin di ginjal yang berfungsi menjaga kestabilan tekanan darah.
Namun pada perjalanannya, wanita akan mengalami berbagai kondisi seperti kehamilan, pemakaian kontrasepsi (terutama kontrasepsi hormonal), dan menopause.
Keadaan-keadaan tersebut dapat menyebabkan kedua hormon yang sebelumnya berperan menjadi pelindung mengalami penurunan jumlah secara drastis. Maka dari itu, memasuki usia 55 tahun, wanita menjadi sama rentannya, bahkan lebih rentan, mengalami hipertensi dibandingkan kaum pria.
Tapi, bukan berarti setiap wanita akan mengalami hipertensi saat usianya menginjak 55 tahun ya Moms. Risiko penyakit ini bisa diperkecil dengan menerapkan gaya hidup sehat sedini mungkin.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel: