Pandemi virus corona masih terjadi di hampir seluruh dunia. Namun, beberapa negara sudah mulai kembali menjalani aktivitasnya yang disebut dengan kenormalan baru atau new normal. Beberapa negara telah melewati gelombang pertama virus corona atau Covid-19, tapi ada kekhawatiran kalau orang-orang akan terinfeksi kembali.

Dilansir dari Medical Daily, sebuah studi di Amsterdam menunjukkan bahwa orang mungkin akan kembali terinfeksi SARS CoV-2 setelah enam bulan. Temuan ini muncul setelah para peneliti melacak 10 subjek yang terkena setidaknya satu dari empat spesies virus corona musiman selama 35 tahun (1985-2020).

Baca Juga: Ilmuwan Italia Sebut Virus Corona Melemah dan Tak Lagi Menular, Apa Alasannya?

Baca Juga: Pandemi Corona Belum Berakhir? Jangan Galau! Yuk, Simak Tips Agar Kamu Tetap Bahagia

Baca Juga: Katanya, 4 Cara Ini Mampu Hindari Penularan Virus Corona Lewat Mata, Benar Kah?

Tapi, penelitian ini belum ditinjau lebih lanjut, sehingga kurang mendapat dukungan. Hasil studi ini akan menjadi jawaban untuk orang-orang yang bertanya kapan virus corona atau Covid-19 bisa aktif kembali. 

Seluruh masyarakat diwajibkan untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan, seperti selalu menggunakan masker saat keluar rumah, selalu rajin mencuci tangan, dan selalu memperhatikan jarak fisik setiap saat.

Sampai saat ini, belum ditemukan vaksin untuk virus corona atau Covid-19. Kekebalan tubuh menjadi satu-satunya yang bisa membantu kita agar tetap terhindar dari paparan virus corona.