Lemak perut yang membandel. (Unsplash/Ehimetalor Unuabona)
Makana olahan, cepat saji, dan berlemak tinggi adalah makanan-makanan yang berdampak buruk bagi tubuh, lho Moms.Apalagi kalau dikonsumsi secara berlebihan, makanan tersebut bisa menyebabakna penumpukan lemak dan mendorong peningkatan berat badan.
Nah, agar terhindar dari hal itu, kamu harus menghindari beberapa jenis makanan yang bisa menyebabkan penumpukan lemak di perut, Moms. Inilah beberapa makanan penyebab lemak perut yang bikin buncit.
Memang gak semua karbohidrat itu buruk, Moms. Bahkan karbohidrat kompleks bermanfaat dalam menjaga lemak perut tetap rendah. Karbohidrat semacam itu, bisa kamu temui pada ubi jalar dan labu.
Tapi, beda halnya kalau engonsumsi karbohidrat sederhana produk tepung olahan, seperti roti atau nasi. Keduanya bisa membuat gula dan insulin meningkat. Apalagi kalau dikonsumsi dalam jangka panjang, karbohidrat ini bisa menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti obesitas, resistensi insulin, peradangan, dan masalah kesehatan lainnya.
Baca Juga: 10 Gerakan Ini Bisa Mengecilkan Perut Buncit, Nih Moms!
Lemak trans, lemak jenuh, dan lemak omega-6 adalah tiga jenis lemak tak sehat dan berkontribusi pada kelebihan lemak perut. Lemak-lemak tersebut juga bisa menjadi masalah kesehatan secara keseluruhan, terutama lemak trans.
Lemak trans, biasa ditemukan pada makanan yang dipanggang dan digoreng. Lemak ini berisiko dalam meningkatkan penyakit jantung, ya Moms.
Meski enak di lidah, daging olahan sangat tinggi kalori dan lemak jenuh, Moms. Tentu ini tak hanya buruk untuk perut ya, tapi juga bisa menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Pasalnya, daging olahan sangat sulit dicerna oleh banyak orang dan bisa tinggal lebih lama di usus karena sulit dipecah.
Selain itu, daging olahan juga tidak mengandung serat apapun. Inilah yang menyebabkan penumpukan lemak di perut dan menimbulkan masalah pada pencernaan.
Gorengan apapun itu cenderung membanjiri perut dengan lemak tidak sehat dan menyebabkann refluks asam lambung. Makanan yang digoreng bisa bertahan lebih lama di perut, mirip dengan makanan olahan.
Sementara, tubuh membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencerna makanan yang digoreng, Moms. Ini karena kandungan lemaknya sangat tinggi. Inilah yang memicu perut kamu buncit.
Melansir International Foundation for Gastrointestinal Disorders (17/12/2021). komponen kunci untuk menjaga perut dari lemak adalah dengan menghindari FODMAP, yaitu oligosakarida, disakarida, monosakarida, dan poliol yang bisa diferementasi. Ini merupakan karbohidrat rantai pendek (gula) yang diserap dengan buruk oleh usus kecil.
Baca Juga: 5 Manfaat Kopi Bagi Tubuh, Bisa Kecilkan Perut Bundit Lho!
Laktosa yang ditemukan di semua susu hewan akan dipecah oleh enzim yang disebut laktase. Nah, seriring bertambahnya usia, tubuh menghasilkan lebih sedikit laktase. Artinya makanan olahan susu dengan laktosa bisa menyiksa perut dari waktu ke waktu, ya Moms.
Makanan yang banyak mengandung fruktosa trenyata bisa menyebabkan timbulnya gas, kembung, dan diare yang merupakan ciri umum sindrom iritasi usus (IBS). Sebuah peelitian menyebutkan bahwa kelebihan fruktosa bisa meningkatkan gejala IBS. Karenanya, dengan membatasi fruktosa dalam makanan bisa membuat perbaikan gejala IBS.
Bawang putih, bawang merah, dan gandum adalah makanan yang mengandung fruktan (sejenis serat). Bagi sebagian orang, fruktan sulit dicerna dan bisa menyebabkan perut kembung.
Oleh karena itu, dengan memebatasi serat ini dalam makananmu bisa mengurangi berbagai gangguan pencernaan.
Garam dalam bentuk apa pun menjadi penyebab utama lemak perut, lho Moms. Kondisi ini terjadi terutama karena menyebabkan tubuh kita menahan banyak air yang membuat kembung dan penambahan berat badan.
Selain itu, camilan asin seperti keripik kentang juga mengandung banyak minyak terhidrogenesi atau lemak jahat. Oleh sebab itu, dengan mengurangi natrium bisa membantu mengurangi lemak perut dan menjaga kesehatan pencernaan.
Baca Juga: Say Bye-bye pada Perut Buncit dengan Olahraga Tabata: Hemat Waktu dan Efektif Bakar Lemak
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.