Ilustrasi penyandang diabetes mengalami sulit tidur (iStockphoto/Tero Vesalainen)
Hal ini bisa menyebabkan perubahan hormonal, seperti kadar kortisol yang lebih tinggi dan kadar hormon skes yang lebih rendah. Hormon kortisol dikenal dengan hormon stres. Hormon ini merangsang produksi glukosa dalam tubuh dan menaikkan gula darah seseorang.
Stres kronis juga bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh, lho Moms. Para peneliti memperhatikan bahwa respons sistem kekebalan tubuh terhadap stres serupa dengan respons terhadap penyebab diabetes.
Ada beberapa cara efektif yang bisa Moms lakukan untuk mengelola stres, antara lain:
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.