Ilustrasi wanita dengan obesitas. (Freepik/shurkin_son)
Hipertensi sekunder disebabkan oleh kondisi medis kronis atau obat-obatan, termasuk sleep apnea, diabetes melitus, masalah tiroid/adrenal, penyakit ginjal, sindrom Cushing, dan koarktasio aorta.
Hipertensi Primer—sebelumnya disebut hipertensi esensial—adalah jenis yang paling umum dan paling dapat dicegah.
"Penyebabnya multi-faktor dan termasuk kecenderungan genetik dan faktor lingkungan," kata Dr. Mareiniss.
Meskipun penyebab pastinya tidak jelas, ada sejumlah faktor risiko yang dapat memicu hipertensi, diantaranya:
Dr Mareiniss sangat mengimbau siapa saja yang ingin menghindari tekanan darah tinggi untuk mengelola semua faktor di atas.
“Modifikasi gaya hidup bisa membantu mengobati atau mencegah hipertensi,” tegasnya.
Seperti, olahraga, aerobik atau isometrik, penurunan berat badan, pengurangan asupan natrium, berhenti merokok, meningkatkan makanan kalium tinggi (kecuali dikontraindikasikan oleh penyakit ginjal atau obat tertentu), dan bahkan diet dapat membuat perbedaan besar.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.