Melakukan seks di meja (Getty Images/Fabio Formaggio)
Selain faktor di atas, kata dr. Yassin, perlu dilihat faktor gaya hidup lain, seperti apakah pekerjaan, kebiasaan atau hobi yang dilakukan dapat meningkatkan penyebab sulit hamil.
Contohnya, terpapar suhu panas terus menerus, penggunaan celana ketat, hobi naik motor besar, bersepeda jarak jauh lebih dari lima jam per pekan, berkaitan dengan gangguan sperma. Beberapa pekerja di radiologi, pegawai yang terpapar zat kimia, kemudian shift malam, juga perlu waspada karena dapat meningkatkan risiko sulit hamil.
“Selain itu juga perlu dilihat gaya hidup yang lain, misalnya apakah si bapak itu beraktivitas atau hobby, kerja, yang menyebabkan testisnya itu terpapar dalam suhu yang panas. Misalnya suka berendam air panas atau sauna, suka menggunakan celana atau baju yang ketat, itu juga dapat meningkatkan suhu di sekitar testis. Atau misalnya faktor pekerjaan sehari-hari, misalnya Chef ya yang di dapur terus gitu ya terpapar panas, atau yang hobi naik motor besar, kebiasaan bersepeda, dan paparan zat kimia. Jadi ada banyak sekali faktor gaya hidup yang mesti diperhatikan pada saat pasangan suami istri ingin hamil,” tandas dr. Yassin.
“Mereka harus menggunakan perangkat yang aman saat bekerja. Perlu mengurangi paparan suhu terlalu panas maupun zat kimia serta mempertimbangkan program hamil dengan berkonsultasi ke dokter,” lanjut dr. Yassin.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel: