Menu

Tanpa Sadar, 4 Hal Sepele Ini Sering Dilakukan Orangtua Terhadap Anak! Dampaknya Besar Banget Lho... Apa Saja?

29 Maret 2022 12:45 WIB
Tanpa Sadar, 4 Hal Sepele Ini Sering Dilakukan Orangtua Terhadap Anak! Dampaknya Besar Banget Lho... Apa Saja?

Orang tua otoriter (Google / Tutur Mama)

HerStory, Jakarta —

Perlu diketahui bahwa, sekecil apapun hal yang kita lakukan terhadap anak bisa berdampak besar padanya ketika dewasa kelak. Mungkin menurut kita sepele, namun menurutnya hak itu sangat tak mengenakkan bahkan beberapa dari mereka bisa mengalami trauma dari hal tersebut.

Tanpa sadar atau berniat buruk, kadang-kadang kita melakukan 5 hal kecil yang berdampak buruk pada anak berikut ini.

1. Memaksakan kehendak

Kadang-kadang ketika kita merasa gemas pada anak, kita ingin memeluk atau menciumnya. Akan tetapi, kita harus ingat bahwa anak juga merupakan individu yang memiliki keinginan dan kehendaknya sendiri. Ada waktunya ketika mereka tak ingin dipeluk dan dicium, dan tentunya kita harus menghormati keinginan mereka. Jangan hanya karena kita merasa "Cuma peluk/cium saja, kok!", kita jadi memaksakan kehendak kita. Hal seperti itu, meski terlihat sepele, sebenarnya bisa berpengaruh besar. Semua berawal dari hal kecil. Dari yang awalnya "Peluk atau cium saja, kok!", bisa menjadi "Ayah ingin kamu pintar bermain musik. Besok Ayah daftarkan les, ya", atau "Ibu mau kamu kuliah di sini-sini saja. tak usah merantau, ya".

Dengan menghormati keinginannya, anak akan merasa bahwa pendapatnya didengarkan dan dihargai. Mereka akan menjadi pribadi yang tahu apa yang diinginkannya dan berani menyampaikannya. Mereka akan berani berkata 'tak', dan itu akan menjadi bekal yang bagus ketika mereka dewasa nanti dan berhadapan dengan banyak orang.

2. Ingkar janji atau berbohong

"Ayo, tidur sekarang! Besok Ibu belikan es krim."

"Ayo, dimakan! Nanti kita jalan-jalan."

Familier dengan kalimat di atas? Terkadang, tanpa sadar kita mengucapkan janji-janji kecil demi anak melakukan apa yang kita mau. Dan karena kita mengucapkannya sambil lalu atau tanpa benar-benar bermaksud begitu, kita jadi mudah mengabaikannya dan justru menyangkal ketika anak menagih janji kita dengan berbagai alasan.

Yang ditakutkan, anak akan berhenti memercayai kita dan menganggap omongan kita tak bisa dipegang. Padahal, siapa yang paling bisa dipercayai anak kalau bukan orang tuanya?

Baca Juga: Waduh Moms, Ternyata Memuji Anak Berlebihan Bisa Berbahaya Lho! Bisa Bikin...

Baca Juga: Anak Jadi Pembangkang, Ini 5 Faktor yang Bisa Jadi Pendorong Timbulnya Pemberontakan, Moms Wajib Tahu!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Oleh: Azka Elfriza