Ilustrasi marah (Freepik)
Penyakit tekanan darah tinggi alias hipertensi mungkin kerap dikaitkan dengan orang-orang lanjut usia. Padahal, hipertensi bisa menyerang siapa saja, termasuk meerak yang maish berusia muda.
Ini karena anak muda dan remaja memiliki kondisi medis tertentu seperti penyakit ginjal turunan/bawaan, kelainan fungsi/bentuk aorta, sleep apnea dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Selain itu, terdapat 3 penyebab darah tinggi atau hipertensi seperti dilansir dari Hello Sehat, Jumat (2/9/2022).
Genetik atau keturunan merupakan faktor risiko hipertensi yang tidak dapat diubah. Bila kamu mengidap hipertensi, kemungkinan besar kondisi ini akan menurun pada anak.
Pada remaja usia muda, hal ini juga sangat mungkin terjadi, terutama bila dibarengi dengan gaya hidup yang buruk.
Sekarang ini, ada lebih banyak anak muda dan remaja yang punya berat badan berlebih dibandingkan remaja generasi masa lalu. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, kasus obesitas meningkat tiga kali lipat semenjak tahun 1975.
Pada anak-anak dan remaja usia 5-19 tahun, jumlahnya meningkat dari 4 persen pada 1975 menjadi 18% pada 2016.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.