Siapa disini yang suka kesiangan buat sarapan? Atau sengaja banget skip sarapan pagi dan makannya di jam-jam nanggung biar kenyangnya awet? Kadang kita juga males buat sarapan ya, terutama pas lagi weekend. Tapi kalau skip sarapan gitu kadang kita juga bingung nentuin menu yang pas. Mau kenyang banget siangnya jadi ngantuk, tapi kalau kurang kenyang juga lemes. Nah ternyata ada lho yang namanya brunch.

Istilah ini ternyata gabungan dari breakfast-lunch dan sudah dipakai di Inggris sejak tahun 1800an. Brunch ini ngga Cuma sekedar istilah lho! Selain di Inggris, ternyata orang Amerika juga sudah mengenal istilah ini sejak tahun 1900an. Bahkan di Amerika, brunch menjadi setengah kewajiban tiap hari Minggu. Di Indonesia sepertinya baru populer akhir-akhir ini dan perlahan menjadi gaya hidup. 

Sekarang Moms udah ngga bingung lagi kalau mau brunch karena sudah banyak cafe yang menyediakan menu brunch tanpa menguras kantong. Moms juga bisa mengajak keluarga untuk brunch di luar saat akhir pekan. Atau mungkin Moms mau membuat brunch sendiri di rumah agar suasana saat akhir pekan terasa hangat? Bikin bruch sendiri emang perlu banget dicoba! Ini rekomendasi kalau Moms mau mencoba memasak bruch di rumah. Selamat mencoba Moms.

1. Croque Madame

Terdengar dari namanya, mungkin Moms membayangkan seperti nama makanan Perancis. Makanan ini terbuat dari roti yang dimasak utuh dengan menggunakan panci sehingga menghasilkan tekstur crispy. Moms juga perlu menambahkan ham atau daging asap sebagai asupan protein saat brunch. Untuk menambah protein agar tidak lemas, Moms juga bisa menambahkan telur mata sapi dengan kuning telur setengah matang. Jangan lupa berikan garnish seperti parsley agar mempermanis tampilan makanan. Saat dimakan, rasa gurih dan lelehan telurnya pasti pecah di mulut. Menu brunch seperti Croque Madame ini cocok dimakan sambil ngobrol dengan pasangan atau si kecil.