Orang tua yang sabar adalah orang tua yang tahu kondisi dan kebutuhan anak. Memiliki anak yang beranjak menjadi remaja adalah tantangan kesabaran yang datang kepada orang tua.

Anak remaja sangat membutuhkan sekali pendampingan dan di sisi lain, remaja juga banyak membutuhkan lingkungan sosialnya sendiri agar mereka berkembang. Inilah yang membuat orang tua harus berlaku sabar dalam menghadapi anak remaja.

Bagaimana cara menjadi orang tua yang sabar?

1. Cari tahu waktu yang tepat

Orang tua wajib tahu kapan waktu yang tepat untuk mendampingi anak sebagai sosok orang tua dan bisa membedakan momen-momen tertentu untuk hadir mendampingi anak sebagai sosok temannya.

Anak enggak selalu ingin didikte oleh orang tua dalam mengatur mereka menjalani sesuatu. Beberapa kali ada waktu di mana orang tua harus bisa memosisikan diri sebagai teman agar bisa masuk ke dalam dunia anak.

2. Jangan memaksakan kehendak

Orang tua yang sabar enggak akan memaksakan kehendak diri sendiri yang memaksa anak untuk selalu mengikuti apa yang orang tua inginkan.

Jika orang tua sudah memaksakan kehendak dan anak menolak untuk mengikuti karena enggak sejalan dengan apa yang ia mau, maka hanya akan menimbulkan pertengkaran dan anak bisa jadi pemarah. Begitu juga orang tua. Tentu saja Moms enggak mau kan kalau harus terus bertengkar dengan anak?

Baca Juga: Apa yang Terjadi Jika Anak-anak Melihat Orang Tuanya Bertengkar hingga Alami KDRT?