Menu

Bermula dari Garasi, Swan Kumarga Sukses Angkat Derajat Masakan Jawa Lewat Resto Dapur Solo

20 Desember 2021 21:05 WIB
Bermula dari Garasi, Swan Kumarga Sukses Angkat Derajat Masakan Jawa Lewat Resto Dapur Solo

Swandani Dewata Dewi Kumarga atau yang juga akrab disapa Ny. Swan Kumarga, Founder Dapur Solo. (Instagram/@nyonyaswan)

Ke depan, Ny. Swan pun berencana akan terus membesarkan Dapur Solo dan bermitra dengan UMKM dan petani lokal untuk sama-sama berkembang di bidang bisnis kuliner Indonesia. Dia pun juga turut membagikan pengalaman dan ilmunya kepada para UMKM agar bisa menyukseskan bisnis dan bertahan di tengah badai pandemi.

“Saya sendiri sekarang bisa bermitra untuk membagikan ilmu saya ke UMKM. Dan PT Eatwell pun support ya. Kita akan bekerja sama dengan UMKM, petani-petani lokal. Bahkan nanti bakal ada training untuk para UMKM, pastinya saya akan merancang menu yang simple, praktis, higenis, dan bisa diterima oleh masyarakat. Dan semakin kita membuat pemerataan dan kita bertahan di tengah pandemi. Karena jangan Dapur Solo aja yang hebat, tapi semua mati. Jadi kita harus bangkit bersama-sama, hidup bersama-sama. Jadi ayo spice of the world kita goal-kan kuliner Indonesia dan kita majukan produk-produk lokal kita, termasuk UMKM kita. aatnya kita era ini bukan era korporasi lagi, tapi era kolaborasi untuk semua agar bisa menjadi hebat dan bisa bertahan di pandemi yang susah ini,” tuturnya.

Jangka panjangnya, Ny. Swan menginginkan kuliner Indonesia dapat memiliki standar yang sejajar dengan makan yang sudah lebih dulu dikenal internasional. Kata dia, Dapur Solo juga memiliki mimpi besar untuk bisa memperkenalkan makanan Indonesia yang tak dapat dilepaskan dengan kebudayaan Indonesia agar dikenal lebih luas.

“Dan diharapkan ke depannya, Dapur Solo terus berkembang dalam cita rasa dan menanamkan nilai budaya Jawa melalui beragam hidangannya. Jadi kalau orang kangen makanan Jawa, jawabannya pasti harus Dapur Solo. Karena citarasanya pasti otentik dan ngangenin. Jadi, akar rumput lokal yang harus kita semua perjuangkan untuk bergaung jadi spice up the world. Jadi kita membumbui dunia dari citarasa Indonesia. Kita gak perlu mengusung ratusan makanan untuk bawa ke dunia. Cukup yang otentik aja yang nantinya dikloning untuk jadi banyak. Siapa tahu nanti Dapur Solo jadi pelopornya untuk membumbui dunia. Itu cita-cita kami,” pungkasnya.

Nah Beauty, semoga kisah Ny. Swan ini menginspirasimu ya!

Halaman: